Manfaat Buah Jambu Biji

Temukan selengkapnya disini.

Manfaat Buah Apel

Temukan selengkapnya disini.

Manfaat Tanaman Buah Belimbing

Temukan selengkapnya disini.

Manfaat Buah Jeruk

Temukan selengkapnya disini.

Tampilkan postingan dengan label Fotografi Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotografi Dasar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Oktober 2012

Mengenal Lensa Pada Kamera DSLR beserta Fungsinya


+Minutes


Jika pada kamera saku digital menggunakan lensa permanen, maka kamera DSLR menggunakan lensa yang bisa di lepas pasang dan diganti dengan lensa lain sobat. Jadi cukup dengan satu unit kamera digital bisa mengkoleksi berbagai lensa kamera yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Beberapa jenis lensa yang ada antara lain lensa standar 50 mm, lensa wide 14 mm, lensa fish eye 10,5 mm, atau lensa tele 1000 mm.

Lensa-lensa pada kamera DSLR juga memiliki fungsi yang bermacam-macam sobat. Ada lensa buatan Nikon dengan fasilitas VR atau vibration reduction. Ada juga lensa dengan fasilitas AF atau auto fokus dengan kecepatan ultrasonik buatan Canon.

Contoh di atas adalah lensa buatan pabrik yang satu merk dengan kamera, selain itu masih banyak pabrikan yang membuat lensa dimana mounting lensa tersebut disesuaikan dengan mounting berbagai kamera. Lensa 3rd party tersebut antara lain lensa Sigma, Tokina, Tamron, Carl Zeis, dan Sony.

Sobat, dengan beragamnya pilihan lensa ini, kamera DSLR dapat dipakai untuk memotret berbagai kegiatatan dengan jangkauan yang beragam. Seorang fotografer event olahraga misalnya, dengan satu body kamera mereka dapat membawa berbagai jenis lensa dari yang mempunyai rentang focal lebar sampai yang dapat memotret sudut sempit seperti lensa tele, tentu hal ini akan memberikan hasil yang maksimal untuk setiap jepretannya.

Lensa Tele dan Lensa Wide Kamera DSLR yang Istimewa


+Minutes

Gambar : Lensa Tele

Sobat, lensa tele adalah lensa yang biasa digunakan untuk memperdekat obyek, karena lensa ini mempunyai rentang jarak yang sangat panjang. Keistimewaan dari  lensa ini adalah kemampuannya menghasilkan jepretan yang prima untuk obyek yang terletak jauh. Namun dalam penggunaanya lensa tele biasa dipadukan dengan tripod, karena gerakan sedikit saja saat menjepret akan menghasilkan gambar yang tidak tajam.

Saat kita menggunakan lensa tele untuk menjepret obyek burung misalnya, kita hanya akan mendapatkan detail dari kepala burung yang yang kita bidik. Lain halnya saat menggunakan lensa jenis yang lain, maka akan menghasilkan detil seluruh bagian dari obyek, bahkan detail background di sekelilingnya. Untuk memotret obyek yang membutuhkan detail lengkap memang lensa dengan rentang pendek akan lebih tepat.

Salah satu ukuran lensa tele adalah 200-400 mm. Namun sobat, lensa tersebut bisa di lipatgandakan focal lenght-nya menggunakan tele converter. Ada tele converter mulai 1,5X sampai 2X.

Gambar : Lensa Wide


Nah sobat, untuk lensa wide mempunyai focal lenght atau rentang jarak yang luas atau lebar. Merupakan kebalikan dari lensa tele yang mempunyai focal lenght sempit. Lensa ini berguna untuk memotret obyek yang banyak, besar, atau memotret sebuah lanscape pemandangan yang luas.

Salah satu ukuran lensa wide adalah lensa 14 mm. Namun ada juga lensa wide yang dilengkapi dengan zoom sehingga focal lenght-nya akan bertambah. Lensa variable 14-55 mm yang mempunyai focal lenght sampai 55 mm bisa juga disebut lensa wide. Dilihat dari bentuknya sobat, lensa wide berukuran pendek, berbeda dengan lensa tele yang mempunyai ukuran relatif panjang.

Lensa Fish Eye dan Lensa Mirror Kamera DSLR yang Unik


+Minutes

Gambar : Lensa Fish Eye

Berbeda dengan lensa-lensa lain pada umumnya sobat, lensa fish eye dan lensa mirror tergolong lensa yang unik pada kamera DSLR. Ketika kita memotret menggunakan lensa fish eye misalnya, sobat jangan berharap akan mendapatkan gambar obyek yang sesuai dengan aslinya, justru lensa ini akan membuat bidang obyek yang kita jepret tampak lebih luas dan cembung. Hal ini karena lensa fish eye mampu menangkap gambar obyek dengan luas bidang sampai 180 derajat. Sesuai dengan namanya sobat, lensa mata ikan.

Sesuai jenisnya, lensa ini adalah lensa wide angle dengan rentang 10, 14 15, dan 16 mm. Dengan bentuknya yang cembung sobat, lensa ini dapat dikenali dengan mudah. Jika dilihat dari hasil jepretannya lensa ini sangat tepat digunakan untuk fotografi yang berbau seni. Lensa yang sangat unik sobat.

Gambar : Lensa Mirror

Lensa mirror kamera DSLR ini juga termasuk lensa yang unik sobat, tetapi memiliki keunikan yang berbeda dengan lensa fish eye. Jika lensa fish eye mengandalkan luas bidang, lensa ini lebih ke cahaya dan kontras pada gambar obyek.

Cara kerja lensa ini adalah dengan merefleksikan sinar yang masuk ke lensa bagian belakang sobat. Cahaya kemudian dipantulkan ke lensa yang ada di depannya (lensa ke dua). Setelah cahaya melewati lensa koreksi, baru cahaya akan diterima oleh sensor atau film. Lensa ini akan memberikan kontras yang bagus pada gambar hasil jepretannya. Selain itu, ciri lain pada gambar hasil jepretan kamera yang menggunakan lensa ini adalah efek background yang berbentuk bulat sehingga sering disebut "efek donat" dan bukaan (f) yang biasanya tidak dapat di ubah-ubah.

Lensa mirror ini biasa digunakan untuk keperluan astronomi dan juga fotografi kehidupan liar. Kesulitan saat menggunakan lensa ini salah satunya adalah dalam pencarian fokus. Tetapi tetap akan memberikan hasil jepretan yang unik untuk penggunaan yang maksimal.

Kamis, 04 Oktober 2012

Kelebihan dan Kekurangan Kamera DSLR


+Minutes


Untuk saat ini sobat, kamera DSLR nampaknya adalah yang paling populer di kalangan profesional maupun amatir. Dengan bentuk kamera yang tidak jauh berbeda dengan kamera analog SLR, kamera ini juga mempunyai cara kerja dan tombol-tombol yang mirip pula. Satu hal besar yang membedakan kedua jenis kamera ini adalah menggusur film dan menggantinya dengan sensor penangkap gambar serta layar monitor untuk melihat hasil jepretan.

Tetapi, pada kamera digital SLR biasanya masih difasilitasi dengan viewfinder. Fasilitas ini digunakan untuk mengintip obyek yang akan dibidik. Gambar hasil jepretan baru bisa dilihat sesaat setelah kita memencet tombol rana. Tapi jangan salah sobat, viewfinder pada kamera DSLR mempunyai kualitas yang prima perihal keakuratannya. Berbeda dengan viewfinder pada kamera non-DSLR yang biasanya menampilkan obyek yang terkesan cembung atau terlalu jauh dari gambar aslinya. Dalam perkembangannya, kamera DSLR menyediakan fungsi live view dimana kita bisa melihat obyek secara langsung lewat monitor sebelum kita menekan tombol rana/shutter. Kemudian gambar tersebut akan tersimpan di memori, dan bisa langsung dihapus jika hasilnya kurang sesuai.

Sobat, lebih jauh lagi tentang kamera DSLR, kiya akan menemukan fasilitas yang istimewa. Kamera ini memberikan data lengkap mulai waktu pengambilan gambar hingga teknis. Dewasa ini, kamera DSLR juga telah menambahkan fitur perekam video. Fitur yang semakin sempurna membuat kamera jenis ini semakin disukai. Benar-benar bisa menikmati dua fungsi penting dalam satu alat.